Watercolour Workshop Painting by Catalyst Art

Setelah beberapa hari yang lalu nge-post tentang Catalyst art market, sekarang saya akan menulis tentang workshop watercolour yang pernah saya ikuti di catalyst art. Kebetulan di IG catalyst_art membuat post kalo ada workshop watercolour painting, jadi teringat akan cinta lama bersemi kembali *lebay..yaitu menggambar dan melukis. Saya mulai bongkar lemari yang isinya peralatan kuliah dulu..wahh si watercolour reeves masih banyak dan masih awet banget cat-catnya..*maklum setelah kuliah dan sibuk kerja jadi lebih milih tidur dan jalan-jalan di sabtu minggu. Register dan transfer ke catalyst kemudian kirim email dengan foto bukti struck ATM dan sehari setelahnya di konfirmasi kalo mereka sudah menerima email dan bukti pembayaran.

Pas hari-H untuk workshop, saya memilih naik kereta trus nyambung naik taksi. Memulai perjalanan naik kereta sampai stasiun Duren Kalibata, trus nyambung naik taksi ke daerah kemang *maklum karena ga tau kalo ke daerah situ naik angkotnya gimana dan nomor berapa aja. Awalnya deg-degan karena akan ketemu banyak orang dan sempet kepikiran jangan-jangan yang ikut workshop udah seniman tingkat dewa sedangkan diri ini masih itik banget dalam urusan melukis pakai cat air. Sebelumnya, saya sempat menanyakan info ke catalyst tentang patokan ke galeri mereka, patokannya itu adalah gedung jonas, di jalan, keliatan kok, galeri catalyst persis di depan jalan raya yang sering di lewati kendaraan. Sesampainya di sana ternyata udah banyak yang datang, trus mas dari catalyst nanya nama dan mengecek di laptop dia untuk daftar peserta workshop. Saya akhirnya nunggu sama peserta lain dan disediakan kopi susu gitu *padahal ga terlalu suka kopi :p.

Workshop sempat agak telat karena yang membawakan workshop yaitu mas Muhammad Taufiq (instagram : @emteemte) lagi ada keperluan terkait pameran di daerah kemang juga. Sambil nunggu dan ngobrol-ngobrol, ternyata dari peserta workshop, beberapa memang bekerja sebagai ilustrator dan seniman, beberapa lagi kuliah di jurusan lain atau bekerja di ranah lain tapi hobi melukis. Setelah mas emte datang, baru deh dimulai workshopnya. Mas emte sendiri awalnya menjelaskan media yang dipakai yang cocok untuk melukis menggunakan cat air, dari segi kertas yang harus tebal agar tidak jd keriting karena terkena banyak air, kuas boleh macam-macam, dari merk cat air juga disesuaikan dengan nyamannya si pelukis. Ternyata banyak yang pakai macam-macam cat air, dan karakteristiknya ada yang hampir sama ada juga yang hampir beda.

Setelah memperhatikan para peserta, para peserta ternyata punya cara gambar yang beda-beda..ada yang lebih ke karikatur, ada yang lebih ke pemandangan, ada yang lebih ke animasi yang lucu-lucu, jadi ga perlu merasa minder atau bingung karya kita jelek..inget kan jelek dan cantiknya karya itu relatif..saya sendiri belajar menggambar senyamannya diri saya sendiri dengan objek-objek yang saya paling suka gambar. Saya juga jadi banyak liat dan bertanya gimana teknik-teknik mereka dalam menggambar, memadupadankan warna, nanya cat airnya juga merk apa, jadi banyak pengetahuan dan dengan tipe belajar yang santai sambil sharing satu sama lain, saya sih sangat nyaman ketika ikut workshop.

Saya share beberapa foto pas workhop di bawah ini. Galeri Catalyst ga besar-besar banget, satu ruangan dengan barang-barang seni di sekelilingnya, ruangannya cukup nyaman. Meja di tengah ruangan memang meja yang disiapkan untuk yang mengikuti workshop.

20150419_174818
Ruang galeri dan workshop catalyst
20150419_155406
Ruang galeri dan workshop catalyst
20150419_174841
Ruang galeri dan workshop catalyst

Untuk hasil dari workshop juga saya share disini. Saya mencoba gambar menggunakan satu warna dari gambar pemandangan, gambar wajah orang, dan gambar animasi yang lucu.

20150419_155413
Ruang galeri dan workshop catalyst
20150419_171045
Ruang galeri dan workshop catalyst

Menekuni hobi yang sempat terlupakan itu rasanya kayak CLBK *lebay ya. Saya sempat mengamati dari beberapa seniman juga yang ikut workshop kemarin itu ya tetap jadi diri sendiri, lukisan mencerminkan personal diri dari si pelukis jadi gak perlu banget membandingkan diri dengan orang lain atau hasil karya orang lain, pelukis itu punya keunikan masing-masing dan itu yang membuat masing masing jadi istimewa sama halnya bahwa setiap pribadi unik. Saya juga belajar melukis apa yang saya suka, dari situ saya belajar jujur dengan diri sendiri, apa yang dirasakan, apa yang disuka dan gak disuka bisa dituangkan dalam lukisan. Melukis jadi salah satu terapi bagi diri sendiri, sekarang sering sempetin waktu buat melukis, jelek atau bagus yang dikatakan orang lain gak jadi masalah bagi saya, yang penting tetap jadi diri sendiri.

“The only time I feel alive is when I’m painting.” -Vincent van Gogh

“The key to understanding any people is in its art: its writing, painting,sculpture.” 

– Louis L’Amour, Education of Wandering Man

Thanks untuk catalyst dan mas emte yang sudah mengajar di workshop…hehehe..sebelum pulang tentu gak lupa foto sama yang ngajar workshopnya.

20150419_181430
Sebelum pulang tidak lupa foto sama mentornyaa 😀
Advertisements

Catalyst_Art Market 4

Hi semua! akhirnya menulis lagi setelah blog ini mulai terlupakan, harus menguatkan niat untuk menulis lagi (*ayo mon,,semangat mon!!). Saya tau catalyst art dari salah satu teman dekat, Grace. Waktu itu sempat ngobrol-ngobrol tentang ingin melukis lagi karena keinget dulu waktu kecil saya suka banget menggambar atau melukis tapi sering kena marah ibu saya karena kerjaannya itu aja dan gak terlalu tertarik belajar, pada akhirnya jadi sibuk belajar belajar, it’s all about study and good grades (*tipikal pendidikan indonesia, upss!), jd terlupakan deh hobi ini.

Seni lukis atau menggambar merupakan sesuatu yang personal bagi saya, sangat membantu untuk menenangkan diri dan membantu mengeluarkan emosi yang ada didalam (*maklum tipe orang yang memendam emosi). Gambar bagi saya secara pribadi adalah ungkapan perasaan, jadi saya terbiasa menggambar apapun yang terpikir di otak, meski kadang belajar dari melihat contoh foto juga untuk latihan. Secara pribadi, saya sendiri meyakini gambar menyampaikan apa yang si penggambar/pelukis rasakan.

Ketika liat di instagram bahwa catalyst art membuka workshop melukis dengan cat air langsung deh mendaftarkan diri dan membuka tumpukan cat air jaman kuliah yang masih bersisa banyaakk (*harta terpendammm). Pengalaman workshop akan dibahas di blog selanjutnya ya hehehe..dari workshop ini juga di kasih tau sama Mas Adi salah satu yang mengurus galeri catalyst bahwa catalyst mengadakan art market, langsung deh tertarik banget buat datang dan liat-liat hasil seniman muda indo dan memang saya sangat tertarik dengan dunia seni.

Tempat catalyst art market 4 ini ada di kuningan city lantai 3 diadakan tanggal 25-26 April 2015, mall kuncit kayaknya memang lagi laris banget jadi tempat acara dan pameran..hehehehe..pas masuk akan di kasih cap trus membayar tiket masuk seharga 15 ribu, dan tiket yang sudah di kasih bisa langsung di tukar dengan coffee. Ketika saya sedang di stand coffee ditanya mau kopi hitam atau kopi susu, sebenarnya jujur saya gak terlalu suka kopi tp karena ini bonus dari tiket masuk (*emang gak mau rugi banget) akhirnya milih kopi susu truss nambahin air gula rada banyak,,hehehhe,,biar pahitnya ga terlalu kerasa (*soalnya kehidupan juga sudah pahit..curcol).

Catalyst art market 4 ini ramai waktu saya datang dan di area tengah ada meja dan kursi yang disusun untuk workshop, karena ada beberapa workshop juga yang diadakan ketika hari itu jadi sempat melihat orang-orang lagi pada asik workshop. Saya keliling stand dari awal sampe stand akhir tiga kali buat ngeliat ada gak sih yang langsung menarik mata dan hati untuk dibeli dan tentunya yang aman buat dompet sendiri..hehhehehe.

IMG_20150425_180102 A
workshop dilakukan ditengah ruangan
IMG_20150425_175925 B
workshop dilakukan ditengah ruangan

Setelah keliling dan lihat-lihat akhirnya beli barang juga, beli tas kecil, gantungan kunci berbau aroma terapi, dan dua hasil karya yang emang jadi favorit dan suka bangeeett sama lukisannyaaaa..hehehe. Saya share foto barang-barang yang udah di beli nih..hehehe.

IMG_20150425_175616 C
workshop dilakukan ditengah ruangan

Tas kecil motif kucing dan kelinci serta gantungan kunci bentuk bantal yang ada aroma terapi ini aku beli dari standnya kanigara (instagram : @_kanigara) , suka banget sama produknya, warnanya bagus, cerah, bahannya bagus, gambarnya lucu dan rapi jahitannya, dikasih post card sesuai sama gambar tas kecilnya. Saya beli dua karena yang satu dikasih ke adek sendiri yang sudah mau menemani ke art market, trus si adek langsung bahagia to the max dikasih tuh tas..ahahhaha…makasih banyak kanigara s(^.^)s. Dua hasil karya yang saya beli dan memang saya suka banget dari pas pertama liat itu hasil karyanya mas aditya pratama (instagram : @sarkodit) dan mbak cantik irene saputra (instagram : @nengiren)..suka banget sama hasil karya mereka berdua..hehehe sukses buat dua-duanya..

Ketika saya kesini, saya bener-bener menikmati hasil karya seniman-seniman muda indo..keren-keren..kreatif..kebetulan memang saya suka produk yang lucu dan kreatif, semoga makin banyak acara kayak gini sehingga seniman muda makin dikenal..kalo ada catalyst art market bakal kesana lagi dan harus nabung supaya bisa beli barang yang disuka..hehehe…kalo mau lihat atau beli barang-barang seni dan mau ikutan workshop bisa follow atau lihat instagramnya @catalyst_art.

Fall in love with #88lovelife

Hai semua!

Udah lama banget ga ngepost di blog karena kendala kesibukan dan akhirnya blog ini sempat terlupakan..hiks ( sekarang kan udah ngak ^.^). Saya rindu menulis lagi dan membagikan banyak hal. Kali ini buku yang akan saya review adalah #88LoveLife, sebenarnya buku ini sudah terbit dari tahun 2014 First printing, October 2014 dan Fifth printing, February 2015, sedangkan aku baru membeli buku ini bulan lalu yaitu April 2015.

Awalnya temen dekat saya sendiri yang share buku ini bagus. Waktu itu belum tertarik karena ya lagi sibuk-sibuk sama kerjaan, setelah senggang akhirnya karena melihat beberapa orang ngepost juga di instagram dan review-nya bagus di beberapa blog, saya besoknya ke Gramedia dekat rumah untuk membeli dan ternyataaa..bukunyaa sold out (O.o) dan tersisa beberapa buku yang sudah terbuka..pupuslah keinginan membeli buku ini.

Besoknya saya menelpon dua toko buku terdekat rumah dan satu toko buku memberikan harapan dengan memberitahu bahwa masih ada 7 buku terbungkus rapi di rak best seller. Akhirnya saya berangkat dan beli tuh buku serta mencari starbucks untuk nongkrong sambil baca siang itu.

Cover bukunya warna pink dan ada nama pengarang di sampul depan bawah yaitu mbak Diana Rikasari, si mbak Diana ini merupakan fashion blogger dan untuk ilustrasi buku di buat oleh Mbak Dinda Puspitasari. Sampul buku yang pink dan cewe banget cukup membuat senang..hehehe, meskipun saya bukan pecinta warna pink.

Saya baca buku ini sambil nongkrong di starbucks, dan ga tau knapa saya suka sama bukunya..ahahha..simpel, fun, really nice quotes dan ilustrasinya juga bagus serta bikin segar mata. Beberapa quotes dan tulisan dari buku ini sejenak membuat saya berpikir lagi tentang apa yang saya lakukan, sikap dan pemikiran saya selama ini tentang hidup.

saya share salah satu kutipan favorite dari buku ini…

Sometimes, we just gotta let go of people, of feelings, of things. No matter how big this world is, we can never befriend a million people. We can’t have it all. What we can have, is what we deserve. – #88lovelife

Waktu aku baca kutipan ini saya sempat diam sejenak dan mulai berpikir, saya orang yang selalu ingin punya teman-teman baru khususnya di dunia alumni dimana lebih berkurang kesempatan untuk kegiatan hang out dan kenalan, dibandingkan waktu kuliah. Saya disitu mulai berpikir lagi, iya ya ga semua bisa dijadikan teman apalagi teman dekat, dan sebenarnya ga perlu memaksakan hal itu, kita tidak bisa cocok dengan semua orang baru yang kita kenal, hal itu justru membuat teman-teman dekat yang masih sampai sekarang bertemu dan menyediakan waktu menjadi istimewa. Bahkan tidak perlu berjuang untuk dianggap atau diterima, let we become ourself dan bukan karena orang lain yang menetapkan standard untuk kita harus berperilaku seperti yang mereka inginkan….“what we can have, is what we deserve”

Masih banyak kutipan-kutipan di buku ini yang secara tidak langsung membuat saya merenungkan kembali hal-hal yang sudah saya lakukan. Tentang apa yang saya kerjakan apakah karena saya lulusan ranah ini maka saya harus ke ranah ini, apakah karena seharusnya atau karena semua org melakukan dan mengambil jalan itu maka kita harus mengambil jalan itu? Apakah yang saya lakukan mempunyai dampak bagi orang lain atau semua ini hanya tentang pergi pagi pulang malam dan mendapat penghasilan?

Salah satu quotes lagi yang jadi favorite saya yaitu

We often hurt the joy of life by saying, the grass is greener on the other side. But green comes in many shade, to accomodate each of our likings and suitability. So be comfortable with our choice of shades, as dark green is not always better that lime green 

Beberapa hal terjadi didalam hidup sempat membuat saya berpikir “kok mereka kayaknya bahagia-bahagia aja ya? kok enak banget dia udah jelas karir dan jelas pencapaian hidup? sedangkan yang disini masih gersang-gersang saja..“but green comes in many shade, mon!”

Masih banyak lagi quotes yang saya suka dan jadi perenungan tersendiri. Sometimes we really need a simple book for pause and pondering and this book suitable for that :)..

Pada akhirnya saya betah berlama lama di cofee shop sambil baca dan merenung sampai sore. Menikmati waktu sendiri dan mulai berpikir ulang lagi mau apa ke depannya nanti. Jatuh cinta sama buku simple ini dan ilustrasinya. Thanks mbak Diana Rikasari dan mbak Dinda puspitasari untuk buku #88lovelife !

10850236_10204219123055047_1386432033673341243_n
picture was taken by me
Untitled
picture was taken by me

About this Blueskyandme blog

Saya membuat blog ini karena ingin membagikan perenungan atau hal yang saya alami, buku-buku, film-film, hasil seni atau atau event yang menginspirasi saya dengan harapan hal itu juga menginspirasi pembaca blog ini. Saya juga membuat post tentang fashion dan make up yang saya minati meskipun saya masih baru dalam dua hal ini.

Saya sangat mengharapkan pembaca memberikan komentar yang baik dan bijak serta menghindari komentar kasar, tidak pantas, menghina atau berbau S.A.R.A (jika anda ingin berkomentar kasar dan berbau s.a.r.a silahkan cari blog/forum lain yang mungkin menampung hal-hal tersebut).

Blog blueskyandme.wordpress.com merupakan blog beauty, art dan lifestyle yang membahas banyak topik meski topik yang menonjol lebih banyak tentang beauty. Pembaca bisa mengontak saya via email deborahmonalisa@gmail.com jika ingin mengirim undangan untuk kerja sama, undangan event atau untuk mengirimkan produk yang ingin di review tetapi perlu diingat bahwa penulis mengedepankan review dan ulasan jujur yang akan di tulis di dalam blog ini sesuai pengalaman dari penulis. Penulis juga berhak menolak tawaran kerja sama dan review jika tidak sesuai dengan kesepakatan penulis dan tidak sesuai dengan idealisme penulis. Tidak semua tulisan merupakan sponsored post namun penulis tetap menuliskan post tersebut karena merasa puas akan produk yang penulis sendiri beli, produk yang diberikan ke penulis atau pun event yang diikuti. Sekian dan Terima kasih.

Mona,

Author Blueskyandme

Summer style

Summer style

 


Print t shirt
105.035 IDR – romwe.com

VILA short jean shorts
711.400 IDR – vila.com

Vans blue flat shoes
1.139.870 IDR – yoox.com

Pink platform sneaker
maxstarstore.com

Shopping tote
325.475 IDR – newlook.com

Bare Escentuals sheer blush
289.215 IDR – beauty.com

NYX lipstick
78.875 IDR – gojane.com

Revlon eyeshadow
66.915 IDR – amazon.com