EMERON SOFT AND SMOOTH SHAMPOO

b

Beberapa minggu yang lalu di grup, facetofeet di webnya sedang membagikan free sample shampo emeron dengan tiga variasi, kebetulan karena rambut saya kering dan memang masih coba mencoba shampo yang cocok di rambut, akhirnya saya isi form untuk dikirimkan sample shampo. Saya belum pernah memakai shampo emeron, dan sepertinya saya pernah pakai shampo itu ketika saya masih kecil karena stock yang ada di warung dekat rumah saya hanya emeron. Saya sempat berganti shampo karena belum menemukan shampo yang cocok di rambut saya. Sementara ini saya masih rutin memakai shampo dan conditioner dari Tresemme dan lumayan cocok sih karena tidak mengakibatkan rambut saya kasar serta berketombe.

c

Pertama kali produk ini sampai ke rumah, kemasannya berwarna pink dan terbuat dari plastik seperti layaknya kebanyakan produk shampo. Bau produk shampo ini seperti wangi permen karet tetapi masih terasa segar. Saya akhirnya mencoba shampo ini minggu lalu, sempat takut ga cocok karena kalau tidak cocok dengan shampo, rambut saya langsung kusut, kasar dan susah di sisir. Saya suka wanginya yang seperti permen karet tetapi masih ada efek segar dari wanginya jadi tidak terkesan terlalu manis. Setelah saya bilas, rambut saya terasa kesat ketika saya membilas shamponya, saya kemudian menambahkan contioner dari Tresseme. Rambut saya kering jadi sangat wajib memakai conditioner setelah keramas. Rambut memang terasa lebih jinak dan tidak begitu mengembang seperti biasanya setelah memakai shampo emeron dan conditioner Tresemme.

Kesimpulan dari memakai produk ini :

  • Produk lokal dan gampang didapat di toko serta harganya terjangkau
  • Wanginya seperti permen karet tetapi masih ada wangi segarnya
  • Tidak menyebabkan rambut kasar atau berketombe di rambut saya
  • Jika rambut anda tergolong kering, saya sarankan tetap menggunakan conditioner sesudah keramas apalagi ketika membilas shampo, rambut sudah mulai terasa kesat.

Note :

Shampo lumayan cocok di saya dan tidak menimbulkan efek kasar, kusut, gatal di kulit kepala atau pun ketombe, hasil mungkin berbeda bagi beberapa orang. This is sponsored post, produk ini dikirimkan sebagai sample ke saya tanpa perintah untuk merievew di blog pribadi, semua opini dalam post ini adalah murni opini dari saya.

Have a little faith my dear!

flo

Beberapa hari yang lalu saya kaget karena bunga krisan yang saya beli kelopaknya copot berantakan kemana mana dan beberapa daunnya copot berserakan. Saya pagi itu langsung panik, ini kenapa bisaa rusak begini? kemudian mbak saya yang bertugas beres-beres rumah langsung menyahut dari dapur belakang “dek, itu bunganya dek mona jadi rusak karena hujan deras subuh tadi, mbak mona lupa masukin ya? saya juga baru liat tadi pas datang kerumah.” Saya baru teringat memang subuh tadi hujan deras karena saya sempat terbangun pagi-pagi dan tidur lagi, saya lupa kalau kemarinnya bunga krisan saya taruh di tempat terbuka yaitu halaman belakang untuk mendapat sinar matahari tidak saya masukkan ke rumah lagi, biasanya saya letakkan di selasar halaman belakang.

Saya pikir sayang banget, bunga krisan di kosan dulu juga pernah mati karena rusak kena hujan badai dan kesalahan saya yang kurang merawat. Sekitar 4-5 hari kemudian saya sedang menyiram bunga krisan rutin lagi di pagi hari dan sore kemudian saya agak kaget karena dari kelopak bunga yang rusak dan sudah mati muncul kelopak baru dan segar yang mencoba untuk keluar. Saya cukup lega karena ternyata bunga saya tidak jadi mati hehehe. Ternyata bunga krisan ini bisa berbunga sekali lagi jika dia mau berusaha meski sempat rusak terkena hujan. Sejenak saya tersadar akan apa yang ada di benak saya tadi “bunga itu bisa berbunga lagi jika ia mau berusaha” dan kemudian saya tersenyum sendiri sambil dalam hati berucap “Thanks God”.

“Flower can bloom once again if they want to try. Have a little faith my dear!”

Cry Me a Living River

IMG_20160202_164157

There are times when life really mess up and you just asking “Why Lord this happening to me?” There are bad times happened in the past and make me regret a lot of thing I decide for my life and I kept blame myself until now. I know He (God) will make everything happened for my own good. I just keep telling my self that I wish those tears fall and becomes strength to my self and other people, cry me a living river Lord so I can help other.

Tired of those eyes who staring at me

IMG_20160202_162755

We live in a generation who love to share about their life in social media. We live in a world full of people who want to know everything about other but not showing care to other. You can check them on their facebook, instagram and path without asking Hi to them. I just say wooww..we really lost in social media and make us become lazy to ask them personally by private chat, phone, hang out with them or just have a nice dinner time talking to each other.

For me, social media is just a social media, people can lie, people can judge each other, people can stalk each other, but they also can inspire each other, share their art and have a new friends. There are many things I kept as private, I don’t want to get lost in this social media generation even I use digital as my own canvas. There are moment I got tired with social media and tired with people too so I prefer to have my own time alone :)..sometimes I’m tired with those eyes staring at me, spent time alone doesn’t make you feel lonely, it’s a precious time to know yourself more.

SMALL NOTE FOR ME , COUNT YOUR BLESSINGS

IMG_20151203_212657

Saya lagi super duper bosan akhir-akhir ini meski saya masih aktif bloging. Beberapa produk yang memang sudah saya rencanakan untuk ditulis reviewnya di blog sudah ditulis dan saya masih memilah milih produk mana yang sedang saya pakai dan bisa saya share karena memang bagus dan bermamfaat bagi orang lain.

Beberapa project custom sudah selesai meski ada pesanan baru tetapi tidak mendesak, draft lomba yang kami ikuti sudah kami kirim dan tinggal menunggu pengumuman dari panitia, meski kami sudah harus lanjut dengan lomba berikutnya yang kami ikuti tetapi waktunya masih agak lama. Saya sebenarnya lega dengan adanya masa2 lowong untuk sementara setelah beberapa kerjaan telah selesai, tetapi tetap saja saya bosan bahkan saya bosan dengan media sosial yang telah jadi tempat bermain dan men-share hasil karya saya huffftt..

Saya lebih banyak mengerjakan kerjaan dirumah minggu-minggu ini dan tentu saja rasa bosan tetap menghinggapi saya. Saya juga jarang chat beberapa teman saya karena takut mereka sibuk dan membuat mood mereka buruk karena saya sendiri juga sedang tidak mood. Sampai saya sedang chat dengan rekan kerja saya dan sedang share tentang banyaknya review kejadian buruk dari jasa pengguna ojek online, disitu saya sempat bilang saya bersyukur sekali karena kejadian itu tidak terjadi kepada saya, dan saya prihatin serta sedih mendengar apa yang terjadi dengan korban yang rata-rata wanita. Semoga ada kebijakan yang bisa melindungi customer agar bisa mendapat pengemudi yang memang bertanggung jawab atas pekerjaannya.

Sampai di satu titik saya cerita ketika saya janjian dengan teman saya di mall, waktu itu saya menggunakan jasa ojek online karena jarak yang tidak terlalu jauh dari rumah dan akhirnya saya tidak bayar sama sekali. Saya sempat ngotot untuk bayar tetapi driver tersebut juga bersih keras tidak mau menerima dan pergi. Selama di perjalanan memang sempat ngobrol sedikit dan bapak ini ternyata satu suku dengan saya. Saya baru ingat kalo hari itu adalah hari ulang tahun saya dan rasanya hal itu seperti berkat langsung dari Tuhan.

Sehari setelah saya ulang tahun, paket kiriman produk perawatan datang ke rumah. Saya ingat beberapa hari sebelumnya salah satu teman di grup #asksasyachi (grup reader dan followernya kak sas) mengatakan niatnya untuk membagikan beberapa barang online shop-nya karena mau tutup sementara. Temen kami ini melanjutkan sekolah dan part time kerja, jadi tidak akan sempat mengurus tokonya, sedangkan sisa produk masih ada. Saya pikir saya tidak akan dapat dan ternyata kirimannya sampai sehari setelah saya ulang tahun yaitu berupa garam mandi, lip balm, dan dry shampo.

Sebenarnya masih banyak lagi hal-hal kejutan yang saya dapat mulai dari ketemu senior semasa kuliah di APTB trus malah dibayarin ongkos dan ngobrol panjang lebar tentang dunia profesi arsitek (Thank kak T !) dan juga ketika saya ketemu senior yang lain untuk jalan, seringnya malah saya yang dibayarin ( Thanks kak J, kak P, kak G dan kak V ! ). Bahkan hal kecil sekali pun seperti saya takut menyebrang jalan di daerah Kuningan karena itu jalan besar dan hanya saya yang menyebrang jalan waktu itu, kemudian datang mbak-mbak yang menawarkan untuk menyebrangkan saya, setelah kami menyebrang eh mbak itu nyebrang balik lagi, jadi memang mbaknya hanya khusus membantu saya menyebrang jalan.

Saya tidak lupa juga teman kantor lama yang mengirimkan saya kado ultah berupa brush make up set sehingga sekarang brush make up saya cukup lengkap ( Thanks Mbak S !) , rekan kerja saya yang kasih kado dadakan (thanks K), anak kelompok kecil saya yang sudah balik ke kotanya masih saja mengirimkan kartu natal, dan juga teman dekat saya yang bawa oleh-oleh madu untuk kesehatan dengan titipan nasehat “jangan sakit-sakit lagi ya mon!”. Saya juga ingat saya sedang ingin beli eyeshadow tetapi saya masih menahan diri karena sedang berhemat dan ternyata saya dapat giveaway eyeshadow yang bagus. Masih banyak lagi berkat yang saya dapat dan mungkin saya lupa satu persatu apa saja yang saya dapatkan.

IMG_20151224_180511

Saya sering cemas tentang banyak hal dan juga sering down karena terlalu banyak hal yang saya pikirkan, saya lupa dengan apa yang selalu saya dapat setiap hari. Rekan kerja saya langsung bilang “itu namanya count your blessings, sebenarnya hal kecil tetapi kita kadang lupa dengan hal-hal kecil yang sudah kita dapat.” Saya akhirnya mengingat ingat berkat yang kemarin saya dapatkan dan juga berkat hari ini meski saya hanya dirumah seharian sambil blogging. Jika saya sedang letih, bosan dan kurang antusias lagi dengan hidup atau mungkin sedang down, saya harus mengingatkan diri saya, “count your blessings mona, count your blessings”. Bagaimana dengan kalian? sudahkah menghitung berkat-berkat kecil yang selama ini diterima? 🙂

My Favorite Hair Mask Product, L’OREAL Total Repair Spa Mask 1 Minute

2

This one is my favorite hair mask! Saya sebenarnya baru baru ini memperhatikan kesehatan rambut. Rambut saya itu ikal mengembang dan kering. Susah bagi saya menemukan produk shampo dan conditioner yang cocok dengan rambut saya. Saya sering mengikat rambut karena rambut saya susah di atur.

Saya sempat mencoba berbagai hair mask di drug store tetapi sepertinya tidak ada perubahan yang berarti di rambut saya sesudah dan sebelum memakainya. Sampai waktu itu saya melihat di instagram beberapa beauty blogger yang merekomendasikan L’OREAL Total Repairing Spa Mask, 1 minute. Saya sudah pernah mencoba shampo L’OREAL but it doesn’t work for me, hasilnya rambut saya memang tidak terlalu mengembang tetapi jadi kusut dan kasar parah sampai susah disisir, sepertinya memang rambut saya tidak cocok dengan shamponya.

Beberapa minggu yang lalu, saya akhirnya memberanikan diri membeli hair mask dari L’OREAL karena ingin creambath di rumah saja dibandingkan harus sering-sering ke salon. Sesampainya dirumah, saya langsung mandi serta keramas untuk mencoba hair masknya. Tekturenya lebih berat dan agak kental padat dibandingkan hair mask yang sudah pernah saya pakai dan setelah membilas serta mengeringkan rambut, rasanya rambut saya lebih ringan dan halus, baru kali ini menemukan hair mask yang ngaruh ke rambut *berasa menemukan jodoh. Setelah hasil yang membuat saya cukup puas dengan dua kali mencoba pemakaian hair mask ini akhirnya saya beli beberapa untuk stock dirumah hehehe.

Kesimpulan :

  • Harga terjangkau sekitar 7-10ribu *kalo tidak salah ya, saya kurang ingat
  • Produk bisa ditemukan di watson, guardian atau indomaret terdekat
  • Melembutkan rambut dan membuat rambut jadi mudah diatur *tidak dalam artian yang drastis tetapi ada perubahan untuk rambut menjadi lembut

Saya suka dengan masker ini dan sudah stock beberapa dirumah. Sepertinya saya juga akan mencoba hair mask L’OREAL yang versi lain hehehe.

CUCUMBER PEEL OFF MASK by FREEMAN

Hai! Beberapa hari yang lalu saya dan adik sedang jalan jalan ke mall terus melihat stand toko yang menjual beberapa alat make up luar dan beberapa skin care merk luar yang tentunya harganya terjangkau. Saya memang sering mampir ke stand toko itu karena saya sempat membeli concelear L.A girl dan memang meski hanya berupa stand tetapi sering ramai pengunjung yang mau membeli karena alat-alat yang dijual biasanya harus beli di online shop hehehe. Mata saya langsung tertuju pada satu masker dari Freeman yaitu CUCUMBER PEEL OFF MASK.

Apa sih yang dimaksud dengan masker PEEL OFF? Nah bagi yang belum tau, makser peel off itu merupakan masker yang jika dipakai diwajah dan setelah kering akan membentuk seperti topeng dan kita harus melepaskannya dari wajah kita. Kegunaan dari masker Peel Off sendiri untuk mengangkat sel-sel kulit mati agar kulit kita lebih cerah dan untuk mengencangkan wajah. Deskripsi di belakang kemasan mengatakan bahwa masker ini mengandung cucumber dan aloe dan cocok untuk kulit normal ke kombinasi. Kulit saya sebenarnya lebih ke arah sensitif dan berminyak karena aktivitas di luar, jika terlalu banyak aktivitas wajah cenderung lebih banyak berminyak.

Kesan pertama ketika membuka masker ini sempet bingung kok kayak ga ada isinya ya..ahahha..dan ternyata isi masker ini cairan transparan berwarna hijau muda dan bau mentimunnya agak menyengat ketika pertama kali membuka masker ini. Tekturnya kental dan lengket jadi saya cepat-cepat mengoleskannya ke wajah karena takut maskernya cepat kering. Kesan di kulit wajah ketika mengoleskan masker ini itu agak dingin, dan terasa perih di daerah hidung karena kulit hidung saya sedang mengelupas. Setelah beberapa menit sudah tidak terasa perih dan juga tidak berbau menyengat lagi setelah di aplikasikan ke wajah.

7

Kondisi setelah kering, masker ini akan mengencang di kulit wajah dan kita akan susah untuk senyum hehehe, masker sudah kering jika ketika dipegang sudah tidak lengket lagi dan ujung-ujung masker terlihat kering dan bisa dicabut. Cara mencabut masker ini harus pelan-pelan karena sangat menempel di wajah terutama saat mencabut di dekat area alis. Jadi karena saya buru-buru mengaplikasikan masker, alis juga ikut kena masker dan sangat susah di cabut, saya belum pernah menemukan masker peel off yang sesusah ini untuk dicabut ahahaha. Saya shock karena bulu-bulu alis kecabut beberapa helai, dan untungnya ga sampai botakss alis hikss, dan setelah saya amati kumis tipis saya tercabut,,huaaa kalo yang ini sih gpp hehehe, maskernya serba guna jadi waxing ternyata wkwkwkw.

Setelah selesai mencabut masker ternyata area rambut di atas kuping masih terkena masker dan susah di cabut. Nah jika hal ini terjadi ketika memakai masker ini, maka jangan dipaksa dicabut yaa, bilas dengan air hangat maka maskernya akan luntur dan mencair. Saya kemudian membilas wajah dengan handuk kecil dan air hangat untuk menghilangkan sisa masker di wajah dan dirambut. Saya akui kulit jadi kencang setelah memakai masker ini, dan juga lebih cerah karena kulit yang mati terangkat oleh masker ini.

Kesimpulan

  • Tidak cocok digunakan setiap hari apalagi jika memiliki kulit sangat sensitif atau dalam kondisi jerawat meradang ataupun luka karena akan sangat terasa perih dan melukai kulit yang sedang terluka
  • Bau menyengat di awal tetapi tidak setelah diaplikasikan ke wajah
  • Gunakan spatula jika ingin lebih rapi mengaplikasikannya
  • Hindari daerah alis dan mata ketika memakai masker ini
  • Jika masih ada sisa masker atau ada bagian masker yang susah dicabut jangan dipaksa, basuh dengan handuk dan air hangat untuk melunturkan masker.

Saya membeli masker ini dengan harga sekitar 45 ribu satu sachet dan bisa didapatkan di beberapa online shop. Tempat saya membeli ol shop ini di www.urbanindostore.net dan mereka juga buka stand jualan di Grand Metropolitan Bekasi di depan Farmer’s Market. Ini bukan sponsor ya hehehe.