Berbagai pilihan JUMPSUIT untuk berbagai acara.

Mungkin trend busana Jumpsuit sudah tidak asing di kalangan wanita khususnya yang memang sangat mengikuti perkembangan fashion. Apa sih sebenarnya busana jumpsuit itu? Busana jumpsuit merupakan busana terusan bagi wanita dengan berbagai model. Busana Jumpsuit terinspirasi dari seragam yang di pakai atlet, pembalap dan montir namun sekarang telah dijadikan busana untuk fashion wanita. Banyak model jumpsuit panjang cantik dengan berbagai style yang cocok untuk acara formal maupun non formal. Jika kamu masih bingung dengan model Jumpsuit berikut ini ada beberapa pilihan jumpsuit sesuai sesuai kegiatan yang akan dilakukan.

formal
sumber gambar : MatahariMall.com

Model JUMPSUIT untuk acara Formal

Jika ingin datang ke acara formal atau pernikahan misalnya, perlu memperhatikan beberapa hal. Model jumpsuit dengan bawahan panjang terusan dan potongan yang simpel menjadi pilihan yang tepat. Jika menghadiri acara resmi dan formal sebaiknya menggunakan pilihan warna seperti hitam, biru gelap, cokelat, sehingga terkesan lebih serius dan resmi. Model bagian atas jumpsuit juga menjadi peran penting untuk kesan formal. Pilihan Jumpsuit dengan model bagian atas pakaian yang mempunyai kerah bisa jadi pilihan. Tambahkan aksesoris seperti kalung dan ikat pinggang untuk menambah kesan glamour pada penampilan.

hang-out
Sumber gambar : MatahariMall.com

Model JUMPSUIT untuk acara hang out

Memilih jumpsuit untuk hang out memang bisa dijadikan pilihan berpakaian. Pilihlah bahan yang ringan untuk kesan lebih santai dan ringan. Jumpsuit dengan model bawahan pendek bisa jadi pilihan karena tidak terkesan terlalu formal. Model bagian atas yang simpel tanpa ada kerah juga memberikan kesan ringan pada style jumpsuit yang dipakai ketika hang out.

liburan
Sumber gambar : MatahariMall.com

Model JUMPSUIT untuk liburan

Jumpsuit juga bisa digunakan jika kita sedang berpergian untuk liburan. Pemilihan model jumpsuit untuk liburan memang lebih bebas, bisa memilih bahan yang ringan, warna yang cerah dan bahan yang bermotif. Pemilhan jumpsuit dengan warna cerah dan motif lucu bisa menambah mood ketika sedang berlibur. Jumpsuit dengan warna lebih soft dan bermotif feminim juga bisa dijadikan pilihan jika kamu ingin jalan-jalan dengan pacar.

Jumpsuit bertujuan untuk memberikan efek tinggi semampai namun memilih jumpsuit juga harus sesuai dengan tipe tubuh kita. Tipe tubuh kurus sebaiknya menggunakan jumpsuit dengan kerutan di bangian pinggang atau aksesoris ikat pinggang, hal ini bertujuan untuk menghilangkan kesan flat dan lebih berbentuk pada tubuh yang kurus. Bagi Tipe tubuh berbentuk Pir yaitu tipe tubuh yang bagian pinggul ke bawah lebih besar disarankan untuk menyiasati penampilan agar tubuh bagian atas terlihat lebih berat untuk menampilkan kesan tubuh atas dan bawah yang seimbang. Hal ini bisa disiasati dengan menggunakan aksesori kalung besar atau syal. Bagi tipe tubuh gemuk lebih disarankan memilih warna-warna gelap, seperti hitam, cokelat dan biru gelap agar tidak semakin terlihat gemuk. Bisa juga menambahkan blazer atau outwear lain untuk menutupi bentuk tubuh.

Jika kamu bingung mau membeli jumpsuit dimana via online, kamu bisa mampir ke MatahariMall.com. Ada banyak pilihan jumpsuit panjang cantik di websitenya dan juga berbagai macam metode pembayaran. Ada satu fitur menarik lagi di website MatahariMall.com yaitu website ini menyediakan fitur live chat personal stylist untuk konsultasi. Personal Stylist juga akan membantu kamu via live chat untuk memilih busana yang cocok untukmu. Bukan hanya itu saja, fitur ini juga memudahkan pembeli untuk langsung booking pesanan dan memilih metode transaksi yang diinginkan via chat, hal ini jadi nilai plus bagi yang kadang gagap teknologi dalam memakai website online. Pengalaman saya melakukan transaksi di website ini dengan personal stylist juga menyenangkan, bahkan waktu itu saya diberikan info tentang busana yang sedang diskon besar dan setelah memilih transaksi via atm serta mengisi data diri, saya juga dikirimkan nomor rekening dan jumlah yang harus dibayar langsung via sms ke hp saya. Setelah melakukan pembayaran pun saya di sms lagi tentang info pengiriman barang pesanan saya sehingga saya puas dengan pelayanan MatahariMall.com.

CURHATAN SEORANG LULUSAN ARSITEKTUR

9890_4792807112991_887563234_n
Captured by Panitia PSB Genap 2013. Image Source : Monica Sidharta Facebook
1148970_4792819793308_854170774_n
Captured by Panitia PSB Ars UI Genap 2013. Image Source : Monica Sidharta Facebook
1016288_10200315400024411_204039728_n
Foto Sehabis Saya lulus Sidang Skripsi 🙂

Post saya kali ini membahas hal yang sudah jarang saya bahas sejak saya lebih fokus di dunia kecantikan. Jangan salah, selama ini bekal bekal design, gradasi warna, shade, shape, shading yang saya pelajari di awal tahun saya kuliah di Arsitektur secara tidak langsung memberi sumbangsih dalam perjalanan saya mengenal dunia riasan wajah karena dua dunia ini masih bersinggungan dengan keindahan dan seni. Dibandingkan jurusan teknik lain, jurusan Arsitektur memang merupakan gabungan dari seni dan teknik. Saya masih ingat waktu saya keterima di jurusan ini dan di kampus yang memang sudah saya idamkan, meski tak bisa saya pungkiri saya sempat kepengen masuk Universitas berlambang Gajah Biru di daerah Bandung. Namun memang Tuhan punya rencana sendiri ketika menggariskan hidup saya masuk ke Universitas di Depok ini.

Alasan kenapa saya ingin masuk jurusan Arsitektur itu karena saya ingin mendesign rumah saya sendiri nantinya (yaiyalah pride Arsitek banget sepertinya membuat design rumah sendiri) dan wish list ini tetap jadi impian saya sampai suatu saat bisa terwujud, aminnn. Setelah saya lulus, saya juga sempat merasakan kerja di dunia konsultan Arsitek yang berbeda. Saya mengalami masa adaptasi yang cukup sulit karena memang dunia pendidikan berbeda daripada dunia kerja #sakitcuy. Trus apa sih monnn yang bedaa? Sebenarnya yang saya share selanjutnya sesuai dengan apa yang saya alami lho ya, mungkin ada yang langsung shine bright like a diamond setelah dari dunia pendidikan ke dunia kerja, atau ada yang merasa biasa aja, semua kembali lagi ke masing-masing individu.

Perbedaan Software di beberapa kantor

Bersyukurlah jurusan Arsitektur UI sekarang yang saya dengar sudah mulai memperbaiki pelajaran software arsiteknya karena pada jaman saya kuliah, saya cuma dapat ilmu-ilmu awal dalam software AUTOCAD tanpa short cut dan lebih banyak memperlajari ilmu ARCHICAD, itu pun tidak detail dari segi gambar kerja. Setelah lulus sebenarnya pertimbangan software apa yang kamu biasa pakai dengan kebutuhan software yang dipakai oleh kantor bisa jadi kendala, apalagi jika kantor yang kamu lamar bukan tipe yang suka mentoring anak fresh graduate yang saya rasa hal ini kadang aneh.

Saran saya sih pilih kantor yang memakai paling tidak beberapa software yang kamu kuasai supaya kamu juga tidak harus menyesuaikan dari nol. Software Arsitektur memang cukup banyak mulai dari AUTOCAD, ARCHICAD, RHINO, SKETCHUP dan REVIT dan semua ini tergantung dengan kebutuhan gambar dan 3D yang diperlukan sesuai standard kantor. Kantor yang baik tentunya harus mempunyai standard dalam gambar kerja serta sistem layering gambar agar semua pegawai punya standard yang sama untuk jadi acuan dalam mengerjakan gambar kerja dan 3D model. Bayangin jika standard gambar kerja dan software arsitektur tiap orang beda-beda pasti dokumen gambar akan susah di gabungkan atau di lanjutkan oleh rekan kerja yang lain.

Memilih kantor yang tepat setelah lulus

Ada beberapa kantor yang memerlukan lulusan Arsitek yaitu konsultan, kontraktor, dan developer dengan job desc yang berbeda. Arsitek dari sisi developer lebih banyak mengawas dan juga memastikan gambar dari konsultan Arsitek sesuai dengan yang owner minta, dari sini lebih banyak belajar design yang bisa dijual dari segi bisnis. Arsitek yang bekerja di kontraktor lebih mengacu kepada lapangan yaitu menemukan solusi lapangan agar design dari konsultan tetap bisa tercapai. Arsitek yang bekerja di konsultan Arsitek lebih mendapat ilmu design yang banyak dan juga mendesign dengan idealisme.

Pertanyaan berikutnya yang muncul pasti “trus saya harus pilih kerja dimana dong mon?”. Bekerja dimana saja sebenarnya tidaklah masalah semua tergantung dengan cocok apa tidaknya cara kerja tersebut kepada tiap individu. Ada beberapa teman saya yang pindah dari konsultan ke developer dan setelah itu baru merasa bahwa ranah yang sekarang lebih cocok. Tidak ada yang salah jika suatu saat kamu pada akhirnya pindah karena merasa kurang cocok di kantor konsultan misalnya, toh namanya juga mencari yang cocok dalam hidup seperti layaknya mencari jodoh, hehehe.

Beberapa teman saya juga ada yang off sementara setelah beberapa tahun bekerja karena ingin istirahat sejenak. Ada juga yang akhirnya bekerja sendiri atau lebih menikmati jadi freelance arsitek. Sekali lagi semua kembali kepada masing-masing individu karena pekerjaan pada akhirnya akan berhubungan dengan persoalan uang dan penghidupan masing-masing individu. Di luar dari ketiga kantor ini, ada juga pekerjaan lain yang membutuhkan arsitek namun tidak terlalu menggunakan ilmu arsitek dalam pekerjaannya, misalnya bekerja di area interior product, dinas tata kota, dan sebagainya.

Lingkungan kerja yang berbeda dengan lingkungan kampus

Berbicara tentang lingkungan kerja dan rekan kerja memang berbeda dengan lingkungan pendidikan di kampus. Ada persaingan dalam hal karir dan bisa jadi ada politik dan intrik dalam persaingan karir tersebut, saran saya sih jangan terlalu ikut campur dalam intrik-intrik dalam kantor karena kita tidak tahu kalau pada akhirnya kita bisa jadi salah satu korban sasaran berikutnya.

Banyak pekerja setelah di dunia pekerjaan jadi lebih sering “iya-iya saja” dengan semua keputusan atasan namun sepertinya hal itu kurang berlaku bagi saya. Saya selalu beranggapan sehebat apapun pemimpin ia tetaplah manusia biasa yang punya kesalahan jadi wajar jika pemimpin di kritik oleh bawahan untuk berkembang begitu juga sebaliknya, tentunya kritikan disampaikan dengan perkataan yang wajar dan sopan toh kita ini makhluk berpendidikan kan.

Beruntunglah kamu jika di dalam lingkungan kantor, kamu punya beberapa rekan kerja yang profesional dan bisa diandalkan, percaya deh hal ini meringankan beban kerja dan stress di kantor, jadi banyak berdoa sebelum masuk kantor baru ya. Lebih beruntung lagi jika kamu mempunyai pemimpin yang bisa mengembangkan potensimu dan memberikanmu banyak kesempatan untuk berkembang. Setiap kantor juga mempunyai metode kerja yang berbeda beda, ada yang lebih menekankan ke individual work namun ada juga yang menekankan kepada team work. Terlepas dari semua itu saran saya tetap pilih yang cocok dengan diri sendiri dan bukan karena orang lain.

Bergulat dengan long working hours

Kalau saya bilang kerja sebagai lulusan arsitek itu lembur-lembur terus sebenarnya tidak juga sih karena pekerjaan ini lebih tergantung pada proyek, jadi kadang padat kadang tidak. Saya lebih bahas dari segi konsultan ya karena pengalaman saya setelah lulus bekerja di ranah konsultan. Konsultan sendiri memang lebih sering lembur jika proyek sedang banyak dan jalan, namun ini kembali lagi pada efisiensi kerja dan rapat yang dilakukan.

Sebagai seorang Arsitek yang menurut saya bukan seniman murni yang harus nunggu inspirasi lama untuk kerja, harusnya mempunyai time schedule mulai dari apa saja yang perlu dikerjakan, pertimbangan waktu untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut, mana yang penting dikerjakan sekarang, rapat mana yang perlu di hadiri dan mana yang bisa diselesaikan tanpa perlu rapat, yang semua itu saya rangkum dalam kalimat “manajemen kerja dan waktu”. Apalagi sebagai ketua tim atau principal arsitek penting untuk menguasai hal tersebut karena kalo tidak maka dijamin kinerja tim akan kacau balau.

Tipe-tipe atasan pun berbeda beda mulai dari idealisme, cara mendesign, juga cara berpikir dan metode kerja. Saya sempat mendengar curhatan teman saya ketika mengeluhkan atasan yang tipenya seperti seniman, jadi cari inspirasi dulu kemana mana sampai menjelang deadline baru muncul idenya, alhasil tim-nya kacau balau menyelesaikan proyek. Memang kadang yang pintar belum tentu bisa memimpin, dan yang kreatif belum tentu punya memanajemen waktu yang baik, hal ini tentu kembali cocok tidaknya seseorang dengan budaya kerja di kantor konsultan tersebut.

Bergulat dengan manajemen stress

Waktu kerja yang lama dan lembur dadakan memberikan pengaruh dalam memicu stress. Bersyukurlah kamu jika kamu kerja di konsultan yang rekan kerjanya saling menguatkan ketika cobaan deadline datang. Profesi ini memang memiliki tekanan kerja yang berat dan susah dijelaskan jika tidak merasakan langsung bekerja di sebuah konsultan Arsitek, namun saya juga jarang melihat kantor konsultan memperhatikan manajemen stress untuk pekerjanya. Saran saya perlu ada yang menampung tentang hal ini karena profesi ini bukanlah profesi yang punya jaminan Undang-Undang atau masih belum jelas Undang-Undangnya.

Saran saya bekerja dimana pun jika kamu sudah merasakan beban kerja yang lebih berat dan stress yang mulai mengganggu kehidupan serta efektivitas kerja , bicarakan langsung dengan atasan. Saya sempat malu ketika ingin membicarakan hal ini kepada atasan saya namun atasan saya di kantor kedua lebih pengertian dan sangat menjaga privasi untuk hal ini. Ketika kamu mengalami beban pekerjaan diluar batas atau sedang mengalami masalah keluarga maupun pribadi jangan ragu bicarakan dengan bos secara langsung dan jangan langsung ke rekan kerja karena terkadang rekan kerja belum tentu mengerti beban-beban kerjamu dan masalah pribadimu, di kantor yang paling mengerti tentang beban kerja ya si pemberi kerja yaitu atasanmu sendiri.

10371383_10202145757902214_1179510203367134894_n
Ketika mengerjakan sayembara di kantor lama

Sekian sedikit curhatan dari saya yang hanyalah seorang lulusan Arsitek, saya menulis ini hanyalah bagian dari curhat saya dan apa yang saya alami tanpa menyinggung pihak apapun dan siapapun. Saya juga bukan tipe anti ilmu arsitektur karena toh saya sudah menyukainya setelah saya mempelajarinya selama 4 tahun di kampus tercinta. Semoga apa yang saya tulis bisa jadi gambaran dan juga perenungan agar profesi ini semakin lebih baik lagi. Kembali lagi bekerja dimana pun di dunia kerja asal halal sudahlah merupakan berkat yang patut disyukuri. Saya sendiri sampai sekarang masih mencari saya lebih cocok di kantor dengan tipe seperti apa. Semoga artikel ini sedikit membantu bagi calon arsitek yang baru saja lulus. See you on my next post readers 🙂 ! jangan lupa mampir ke domain baru saya di www.blueskyandme.com yang lebih banyak sharing tentang beauty 🙂

Favorite Song of The Week

Saya selalu suka dengan lagu-lagu Raisa dan lantunan suara lembutnya. Beberapa lagunya jadi kesukaan saya ketika saya sedang menyetir mobil sendiri. This girl really know what she is doing. Ketika single lagu Kali Kedua ini keluar, saya tidak terlalu excited seperti biasanya, butuh beberapa lama sampai saya ketagihan dengan lagu ini yang akhirnya jadi lagu yang saya tunggu-tunggu di radio. Terlepas dari makna lagunya yang menceritakan tentang jatuh cinta kedua kali kepada orang yang sama dari masa lalu, saya lebih tertarik untuk menangkap pesan harapan dari lagu ini untuk sisi yang lain yaitu kehidupan, kisah yang baru, kesempatan kedua untuk apapun itu dan tentang memulai semuanya lagi dari awal. Hal yang paling saya suka dari lagu ini ada alunan piano dan tentu saja suara dari Raisa sendiri. Hal yang paling di suka dari video klip-nya?  tentu aja jelas Mas Nicolas Saputra-nya dong, meski ditampilkan agak-agak misterius dan sepotong-sepotong tetap masih bisa bikin saya baper hehehhe.  Definitely one of my favorite song from Raisa 🙂

I know in the end, it’s always you and your path.

photo-1413920346627-a4389f0abd61
Free image from www re:splashed.com

Ada banyak hal dan pertimbangan ketika kita sedang dalam masa tes sana sini untuk pekerjaan. Hal seperti bangun pagi dan bergulat dengan kemacetan jadi sesuatu yang harus saya  hadapi di hari H. Saya masih tetap cemas dan hal itu sangat  wajar dan manusiawi, karena saya sedang memasuki lingkungan baru dan orang-orang baru. Saat wawancara juga jadi hal menegangkan untuk banyak orang termasuk saya, bisa jadi pertanyaan-pertanyaan menyudutkan membuat saya hilang fokus. Saya pernah mengalami salah satu proses wawancara yang tidak terlalu lama but it’s really a bad conversation. Setelah itu saya jadi ilfeel mau melanjutkan tahap seleksi selanjutnya karena saya merasa tidak cocok dan tidak nyaman.

But there is something interesting too when you wait for job interview, I met some people and ussually end up with deep conversation. I don’t know why people quickly talk about their deepest stories with me but I really appreciated it. In this busy and noisy generation, heart to heart conversation is so rare and often lost it meanings. Bahkan saya dapat kenalan baru yang sama-sama pernah kerja di konsultan dan ternyata satu tempat kerja dengan senior saya. We change our portfolio book,  talk about design and architecture’s software programs. We do really have a nice conversation, we also change our number to keep contact each other, thank you Christy :). 

Balik lagi ketika memutuskan untuk bekerja lagi, saya sempat bingung saya harus kemana, pada akhirnya ini soal cocok atau tidak dan juga tentang menghidupi hidup. Saya ingat pernah membaca salah satu blog dari teman blogger yang bercerita tentang apa yang ia rasakan setelah lulus kampus dan bekerja, dunia yang berbeda, orang-orang yang berbeda, motivasi yang berbeda, tujuan yang berbeda dan pemikiran yang berbeda. We need to take care ourself and learn to survive. Ada masa masa dimana saya sendiri kesal dengan diri saya sendiri, don’t be too naive Mon! They have their own buisness and motivation. I know in the end, it’s always you and your path. 

Blog blueskyandme pindahan

new

Sebenarnya sudah beberapa kali niat ini terlintas di otak saya, saya selalu mikir haduh ribet banget untuk beli domain dan hosting karena saya masih baru sekali dalam hal ini. Karena di salah satu event blogger pernah ada pengenalan dari toko online yang menjual domain dan host akhirnya saya berniat membeli domain dan hosting. Saya sebenarnya ingin membeli langsung dari wordpress tetapi karena pembayaran menggunakan kartu kredit maka saya mengurungkan niat dan langsung membeli paket saja karena kebetulan ada promo beli hosting setahun dapat domain gratis dan aktif selama selalu bayar langganan hosting pertahun.

Beruntungnya saya, penyedia hosting pun memberikan jasa migrasi gratis untuk data-data blog lama ke domain baru. Perpindahan blog ini memang masih dalam proses karena kebetulan artikel saya banyak jadi saya upgrade paket tahunan di atas paket sebelumnya. Saya sebenarnya masih galau mau pindahan, saya sudah terlanjur sayang sama blog ini yang sudah menemani saya dari saya kuliah. Saya sih berpikir akan coba berlangganan dulu setahun dan melihat bagaimana kinerja hosting tersebut pada domain baru untuk setahun itu. Saya mungkin akan beberapa kali update blog ini namun ada kalanya akan saya private juga karena lebih aktif di blog di domain yang baru.

Blueskyandme.wordpress.com pindah ke domain blueskyandme.com